Mitos Anjing Sebagai Obat Kuat


Sebagian orang menilai daging anjing memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Sebagian lain penikmat daging anjing mungkin memakannya karena sudah kebiasaan yang diturunkan dari keluarga dan lingkungannya.

Astronot pertama asal Cina yang berada di luar angkasa mengaku para astronot di angkasa memakan daging anjing agar tubuhnya tetap kuat.
Yang Liwei, 44 tahun, mengungkapkan dalam otobiografinya bahwa menu makanan saat berada di luar angkasa termasuk ayam, ikan, dan anjing dari Huajiang County. Daging anjing tersebut sangat terkenal dengan kandungan nutrinya.
Anjing biasa dimakan di sebelah utara Cina karena dianggap berfungsi menghangatkan badan saat musim dingin. 

Bukan hanya di china, di indonesia pun banyak yang mengkonsumsi danging anjing, sebagian besar dari konsumer daging anjing di indonesia, mengaku bahwa mereka merasa lebih berstamina setelah mengkonsumsi daging anjing,
Namun, para aktivis hewan menilai praktek makan daging anjing adalah sesuatu yang kejam.

Bila melihat kandungan protein dari daging anjing itu sendiri memang setara dengan daging ayam dan sapi, Akan tetapi mari kembali kita tela'ah, jika kandungan daging anjing hampir sama dengan daging ayam,sapi dan daging yang biasa kita konsumsi, berarti manfaatnya pun tidak jauh berbeda,
Alangkah baiknya bila kita memilih daging ayam atau sapi yang jelaslebih murah dan lebih mudah kita dapatkan.

-Ayam merupakan pilihan yang lezat sebagai alternatif daging. Manfaat dari daging ayam meliputi:
– Sumber protein yang kaya. Dalam 100 gm ayam sudah terkandung 60 persen dari nilai kecukupan harian untuk protein.
– Tinggi niasin (vitamin B3) dan vitamin B6. Niasin penting untuk menjaga kesehatan kulit dan sistem saraf. Niasin dan vitamin B6 juga diperlukan dalam metabolisme lemak, karbohidrat dan protein dalam tubuh.
– Sumber mineral dan selenium yang sangat baik. Selenium merupakan komponen penting dari beberapa jalur metabolisme, termasuk metabolisme hormon tiroid, sistem pertahanan antioksidan, dan kekebalan tubuh.

-Ikan merupakan makanan yang sangat bergizi dan tambahan yang luar biasa untuk diet sehat Anda. Keunggulan ikan meliputi:
– Mengandung protein yang berkualitas tinggi dengan jumlah yang cukup dari semua asam amino esensial, dan rendah lemak.
– Kaya akan asam lemak esensial omega-3 yang memberikan perlindungan terhadap penyakit jantung dan otak.

– Sapi
Daging sapi dianggap pilihan yang paling populer dari semua daging.
Kelebihannya:
– Daging sapi tanpa lemak mengandung 60 persen dari nilai kecukupan harian untuk protein hanya dalam 100 gram.
– Sumber vitamin B12 dan sumber vitamin B6. Vitamin B12 adalah hanya ditemukan dalam produk hewani dan sangat penting untuk metabolisme sel, menjaga sistem saraf yang sehat dan produksi sel darah merah dalam tubuh.
– Daging sapi tanpa lemak memiliki zinc (seng) enam kali lebih tinggi dari pada daging lainnya. Zinc membantu mencegah kerusakan pada dinding pembuluh darah yang berkontribusi terhadap penyempitan pembuluh darah. aterosklerosis.
– Sumber zat besi yang baik serta mengandung selenium dan fosfor.

Bagi umat muslim daging anjing jelas di haramkan, nabi Muhammad S.A.W melarang keras umatnya mengkonsumsi daging anjing dan sejenisnya (bertaring,berkuku tajam)

Kesimpulanya adalah, daging anjing tidak jauh berbeda dengan daging sapi,ayam dan ikan, jadi Mitos Anjing Sebagai Obat Kuat, tidak beralasan dengan jelas, Atau mungkin para konsumers daging anjing hanya tersugesti akan kasiat daging.

terimakasih anda telah membaca artikel mitos anjing sebagai obat kuat di http://horausah.blogspot.com

Mitos Cacing Sebagai Obat tipes/typus



horausah Banyak orang mengatakan cacing untuk obat typus itu salah kaprah..?
Apanya yang salah menggunakan cacing untuk pengobatan penyakit typus atau yang kondang disebut tipes..?
Apalagi mengatas namakan cacing sebagai obat tipes tradiosional...?
cacing sebagai obat tipes tradisional..?

Jadi,,, jangan asal ngomong cacing itu bisa menyembuhkan penyakit tipes kalau belum tahu ilmu dan dasarnya,salah salah orang lain malah mati gara gara minum cacing untuk pengobatan tipesnya,sekali lagi para dokter menghimbau, jangan salah kaprah dengan mengatakan cacing sebagai obat tipes.

Semua pernyataan tentang cacing mampu mengobati penyakit typus atau tipes di atas tentu ada alas an dan dasarnya kenapa mbah daur mengatakan salah kaprah alias salah fatal berikut beberapa cara orang yang salah kaprah menggunakan cacing sebagai obat penyakit typus/tipes

Beberapa orang yang merasa penyakit tifus ini sering menjadi langganannya biasanya sudah hapal akan gejala gejala tifus. Biasanya akan diawali dengan demam tinggi dan menggigil selama beberapa jam terutama di malam hari disertai rasa mual. Nah, pada tahap ini mereka sudah tahu, kalau 'penyakit langganan' akan datang mengganggu kesehatan. Keesokan paginya ketika bangun tidur, kepala akan mulai pusing dan pening.

Sebelum nafsu makan benar-benar drop, tips mereka adalah: langsung makan yang banyak, walau rasanya tidak enak di lidah, tapi motivasikan diri anda kalau ingin cepat pulih dan segera beraktifitas. Tidak lupa untuk meminum 3 kapsul cacing setelah makan, 3 kali sehari. Bila dirasa sakitnya sudah meningkat ditandai dengan gejala muntah-muntah, 3 kapsul cacing dapat ditambah dengan obat antibiotik seperti Amoxicillin (lebih baik dengan resep dokter). Jangan lupa, makan teratur, hindari makan makanan asam, pedas, dan soda bila perut anda kosong, akan lebih baik untuk mencegah penyakit ini datang.

Ketika kita mencari obat demam atau tifus di toko obat cina, penjual akan menyarankan supaya menggunakan cacing kering untuk direbus dan diminum airnya, atau kalau tidak suka dengan baunya yang cukup menyengat, bisa memakan dalam bentuk kering yang sudah dimasukkan dalam kapsul. Cacing kering yang diberikan itu adalah jenis Ph. Aspergillum. Penelitian telah banyak dilakukan untuk mengetahui efek farmakologi cacing tanah terhadap penyakit tifus. Dalam kasus penyakit tifus, ekstrak cacing tanah bisa bekerja dari dua sisi, yaitu membunuh bakteri penyebabnya sekaligus menurunkan demamnya.

Ada obat tradisional yang sampai sekarang diandalkan sebagian masyarakat, yaitu Cacing Tanah (Cacing Kalung, Pheretima aspergillum). Dulu ketika khasiat Cacing Tanah ini belum terbukti secara medis, masyarakat pedesaan sudah sering mempergunakannya untuk mengobati sakit tifus, maag, dan perut kembung dengan cara meminum air rebusannya, yang dapat dicampur dengan madu atau kunyit supaya terasa “enak”. Kini cacing sudah dikemas dalam berbagai bentuk, termasuk dalam bentuk kapsul praktis
yang terjangkau harganya yang dapat diperoleh di toko obat atau apotek terdekat.


Resiko bahaya mengolah cacing sendiri sangat besar, biasanya orang asal-alalan seperti di bawah:
  1. -Cacing yang dipergunakan untuk obat adalah bukan cacing tanah melainkan cacing gelang,cacing perut dsb.
  2. -Cacing yang dipergunakan untuk obat tanpa dibersihkan terlebih dahulu.
  3. -Cacing yang dipergunakan untuk obat adalah cacing yang sudah beberapa hari mati takutnya sudah terkena bakteri berbahaya.
  4. -Cacing yang dikonsumsi sebagai obat melebihi dosis (berlebihan).
  5. -Ketika mengolah cacing untuk obat tipes tercampur bahan kimia berbahaya.
  6. -Disaat minum cacing sebagai obatnya bukan diminum dengan air minum bersih melainkan air yang berkarbonasi(bersoda).
  7. -Minum cacing sebagai obat dibarengi dengan mengkonsumsi obat2an yang lain,misalnya obat yang telah di berikan/anjurkan dokter .
KANDUNGAN DALAM CACING TANAH Berdasarkan Penelitian Cacing Tanah Setelah saya mencari seluk beluk cacing dan penelitianya cacing tanah adalah sumber protein sangat tinggi. Lumbricus Malaccus mencapai 66-78 %, mempunyai protein alami asam omega 3 dan asam amino paling lengkap. Kandungan enzimnya antara lain; Terdapat kandungan Enzim Lumbrokinase, yang menormalkan tekanan darah, Terdapat kandungan enzim Peroksidase dan Katalase sangat efektif dalam penyembuhan penyakit degeneratif seperti, diabetes mellitus, kolesterol tinggi dan rematik. Terdapat kandungan Enzim Selulase dan Lignase mengatasi gangguan pencernaan atau maag. Terdapat kandungan Kandungan lain yang dimiliki adalah Arachidonicacid efektif sebagai penurun suhu tubuh, Terdapat kandungan Zat penghambat perkembangan kuman Salmonella typhimurium, Terdapat kandungan scherichia coli, Staphylococcus albus, Terdapat kandungan Bacillus cereus, Terdapat kandungan Listeria monocytogenes, Terdapat kandungan efektif untuk dan sebagai cara mengobati tipes ,diare dan lain-lain.
Nah demikian beberapa alasan mengapa para pakar kesehatan mengatakan cacing sebagai obat penyakit typus/tipes. "Saya minta maaf atas kesalahan saya kemarin "Semoga bermanfaat"